yume ga areba michi wa aru

sebesar apapun mimpimu pasti ada jalan keluarnya

Community-based development

Tinggalkan komentar

Community-based development occurs when communities are responsible for planning, managing, and implementing developmental change withlittle, if any, intervention from governments, non-governmentalorganization, or other external actors.

http://en.wikipedia.org/wiki/Community-based_development

 

Isu mengenaiCommunity Based Development

Sejak dahulu, masyarakat telah mengorganisasikan dirimereka untuk memenuhi kebutuhan kelompok maupun individual. Lalu mengapa banyakusaha untuk mendapatkan partisipasi masyarakat dan ber tanggung jawab untuk masyarakatberdasarkan pembangunan gagal pada 50 tahun belakang ini? Satu alasan adalahtidak pernah dalam sejarah manusia bahwa terdapat percobaan besar-besaran yangmenggoda melalui ide-ide dari luar, manajemen, bantuan dan teknologi, yangkeseluruhannya dikendalikan jarak jauh dari tempat pembangunan.

Mengapa menerapkan Strategi Community based development?

Dibanyak negara, kesuksesan pemerintah yang terbatas dalam mengelola sumber dayaalam, menyediakan infrastruktur dasar, dan memastikan pelayanan sosial utamatelah memimpin / membawa mereka pada pencarian untuk pilihan institusialternatif. Tahun tahun ini, perubahan telah menunjukkan dari supply-driven /persediaan menjadi pendekatan demand-driven/ kebutuhan dan dari perintah dan pengendalian dari pusat menjadi pengelolaanlokal atau co-managemen dari sumberdaya dan pelayanan. Perubahan ini bermaksuduntuk meningkatkan efisiensi, kesetaraan, kekuasaan dan keefektifan biaya.

Salahsatu pilihan ini adalah CBD. Pengalaman dalam cbd adalah penting, baik itu yangberkerja dengan baik atau tidak. Dari pengalaman ini sangat jelas bahwa tidakada model yang dapat cocok untuk semua tempat dan waktu.

Mendukungcbd pada suatu skala yang besar membutuhkan institusi baru yang mana mendukungpada:

  1. Menerapkan tujuan dan proses-proses yang memperkuat kapasitas suatau masyarakat., jaringannya atau kelompok, untuk mengorganisasi dan mempertahankan pembangunan dan manfaatnya.
  2. Melihat kembali birokrasi untuk mendukung pemberdayaan masyarakat dan investasi dalam modal sosial melalui partisipasi pengguna dalam pembuatan keputusan termasuk formulasi peraturan.
  3. memcapai kecocokan antara keinginan masyarakat dan kesediaan untuk membayar dan mengelola, dan apa yang disediakan agen.

CBDdikhususkan dengan keterkaitan dari stakeholder lokal dalam pengambilankeputusan. Bila orang-orang dalam masyarakat mengambil inisiatif, menjadikreatif, belajar dan menganggap tanggung jawab untuk pembangunan merekasendiri, mereka haruslah secara aktif terdorong untuk berpartisipasi. Hal inimembutuhkan pengembangan kedalam kebijakan dan ciri-ciri proyek sehinggaorang-orang dapat berpartisipasi.

CBDmembutuhkan pengendalian dan perhitungan dari pemegang pusat kekuasan kepadaindividu-individu, kelompok-kelompok dan masyarakat. Sukses sangat tergantungpada kebutuhan lokal dan menciptakan rasa memiliki, pengelolaan (peraturan,pengendalian, kekuasaan, dan tanggung jawab) dan kapasitas secara organisasi.Tantangan yang dihadapi agen-agen adalah untuk kembali menemukan diri merekasendiri sehingga mereka dapat mendukung keterlibatan masyarakat, partisipasidan membangun kapasitas untuk menopang perubahan. Pengelolaan berbasismasyarakat pada skala besar membutuhkan perubahan mendasar dalamkebijakan-kebijakan, insentif dan struktur agency/ perwakilan dari perusahaan.

Hal ini membutuhkan biaya, tetapiketika berjalan dengan seharusnya, akan sangat bermanfaat.

Bagaimana dengan waktu danbiaya finansial?

Terdapat dua mitos tentang CBD,pertama bahwa mereka itu membutuhkan biaya yang lebih besar dibanding programkonvensional, kedua membutuhkan waktu yang lebih lama. Bagaimanapun, faktamembuktikan bahwa ketika framework secara institusional benar, CBD programmenhabiskan biaya yang lebih sedikit dan lebih cepat diterapkan dibandingprogram konvensional. Biaya yang berarti muncul hanya ketika organisasimasyarakat telah begitu terkikis yang mana kapasitas membangun mulai darigoresan. Walaupun dimana keseluruhan biaya adalah sama untuk proses partisipasidengan pendekatan konvensional, perbedaannya adalah aktivitas-aktivitas dankomponen-komponen yang diberi bantuan dan dijalankan.

Sekaliproses partisipasi untuk suatu proyek didirikan, total waktu persiapan proyektidak perlu lebih lama dibanding yang dilakukan pada proyek konvensional. Di Mesir,proyek Matruh Natural Resources Management, yang mana sangat berpartisipasi danberproses konsultatif dengna masyarakat Bedouin dan personal pemerintah untukmenciptkaan rasa kepemilikan dan membangun proyek yang memang dibutuhkan,membuat waktu investasi lebih awal dengan proses negosiasi yang lembut.Workshop partisipasi untuk keterkaitan stakeholder digunakan dalam persiapandari Urban Works Pilot Project di Madagaskar, dan kemudian membangun desaindari proyek. Workshop ini menciptakan rasa memiliki dan membentuk desainproyek, tetapi persiapan proyek tidak ditunda.

Pendekatan berbasis kebutuhan, dengan kerangka kerja institusi yang baik, juga tidakmembutuhkan waktu yang lama. Sebagai contoh di Nicaragua bantuan pembangunankota, yang berbasis partisipasi ahli waris dalam peningkatan barrio, rencana lima-tahun selesai dalam 3,5tahun. Di nepal, proyek sumur dalam irigasi yang berbasiskan kebutuhan danmenggerakkan para petani berjalan cepat yang mana tambahan uang dapat cepatdilakukan untuk meningkatkan ukuran proyek hingga $20 juta. Proyek itudilanjutkan lebih cepat dan secara efektif walaupun terdapat masalah dukungansecara teknis dari kementrian. (Meinzen-Dick et al, 1995).


Kapan CBD dikatakan tepat?

CBDbukan merupakan strategi yang tepat untuk setiap situasi. Tiga faktor mempengaruhi keberhasilan partisipasi.

Kebutuhan ini, oleh karena itu dianggap lebih dulu untuk menerapkan pendekatan berbasis masyarakat. Tiga faktor ini adalah sifat dari pelayanan dan barang, sifat dari manfaat dan sifatdari tugas.


Sifat dari pelayanan dan barang.

Usahabersama adalah penting untuk memastikan aliran pelayanan atau barang denganketika ketetapan atau pengelolaan tidak menarik untuk membuat sektor yangmenguntungkan, ketika sumber daya langka, atau dimiliki atau dikelola secarabersama. Pada kasus ini, sumber daya atau pelayanan harus dikelola sehinggasiapa yang tidak berkontribusi atau mengikuti peraturan tidak dapat menerimaakses. Kemampuan ini untuk mengatur akses adalah penting untuk kesuksesan danbiasanya ditentukan oleh kombinasi dari faktor teknologi dan sosial, sepertiorganisasi, tekanan sosial, dan kemampuan untuk menjatuhkan sanksi.

Orang harus mampu mengidentifikasi batasan dari sumber daya. Ini sangat pentingdengan kepemilikan sumber daya umum seperti tanah, daerah aliran sungai,perikanan, dan hutan.


Sifat dari manfaat

Usahabersama adalah mudah distimulasi ketika manfaat cepat didapat, terlihat danbersifat lokal. Ketika mereka tumbuh hanya pada orang yang berpartisipasi danmereka merasakan bagian untuk berkontribusi.

Manfaat dipengaruhi olehkepemilikian, masa jabatan, dan hak penggunaan lahan. Bila manfaat daripartisipasi dalam konservasi dihitung seperti kehutanan, perikanan, atauperlindungan kehidupan liar tumbuh di distrik atau level nasional, masyarakat lokal memiliki insentif yang kecil untuk berpartisipasi.

Bila sumberdaya tidak membawa manfaat yang cepat, terlihat dan bersifat lokal, CBDseharusnya tidak diusahakan kecuali strategi ini dapat membangun hal yangcepat, terlihat dan bersifat lokal tanpa menimbulkan pelanggaran dari pandangankebutuhan


Sifat dari tugas yang diselenggrakan

CBD bergantung pada usaha dan merubah pada level masyarakat. Hal ini membutuhkan pandangan tujuan yang jelas, definisi dari tugas-tugas yang diselenggarakan pada level masyarakat dan disetujui hasilnya pada level masyarakat (baik fisik maupun banguanan kapasitas). Diantara karakteristik tugas yang harus diperhatikan adalah spesifik, kordinasi, and kelangsungan.

Blogged with Flock

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s