yume ga areba michi wa aru

sebesar apapun mimpimu pasti ada jalan keluarnya

Taufik Ismail : Kerendahan Hati

with 2 comments

Kalau engkau tak mampu menjadi beringin
yang tegak di puncak bukit
Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik,
yang tumbuh di tepi danau

Kalau kamu tak sanggup menjadi belukar,
Jadilah saja rumput, tetapi rumput yang
memperkuat tanggul pinggiran jalan

Kalau engkau tak mampu menjadi jalan raya
Jadilah saja jalan kecil,
Tetapi jalan setapak yang
Membawa orang ke mata air

Tidaklah semua menjadi kapten
tentu harus ada awak kapalnya….
Bukan besar kecilnya tugas yang menjadikan tinggi
rendahnya nilai dirimu

Jadilah saja dirimu….

Sebaik-baiknya dari dirimu sendiri

note: Aru baru mengetahui bahwa sajak ini dibuat oleh taufik ismail, karena pertama kali mendengarnya sejak tahun 1998  dan sajak ini selalu dibacakan pada saat malam renungan pendidikan dasar GPA, yang menjadi pertanyaan siapa yang mengarangnya?…menyentuh banget.

Bagaimana klo sajak nya dibuat sebaliknya dalam artian untukmemotivasi dan bukan untuk sombong….untuk mencapai cita-cita yang setinggi2nyajgn jadi follower yang  baik saja tapijadi pemimpin yg baik.

Blogged with Flock

Written by kharistya

Desember 31, 2006 pada 9:47 am

Ditulis dalam Uncategorized

2 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. [...] Sampai ditempat parkir yang tidak tertata dan dipenuhi oleh rerumputan, terlihat air terjun yang cukup tinggi di sebelah kanan. Perkiraan mungkin hampir 200 meter, dengan perbandingan perkiraan pohon pinus 25 meter. Di sekitar parkiran masih merupakan sawah yang menguning, dan di sebelah kiri atau didepan air terjun terdapat bukit dan pohon beringin yang berdiri tegak dipuncaknya. [...]

  2. [...] Sampai ditempat parkir yang tidak tertata dan dipenuhi oleh rerumputan, terlihat air terjun yang cukup tinggi di sebelah kanan. Perkiraan mungkin hampir 200 meter, dengan perbandingan perkiraan pohon pinus 25 meter. Di sekitar parkiran masih merupakan sawah yang menguning, dan di sebelah kiri atau didepan air terjun terdapat bukit dan pohon beringin yang berdiri tegak dipuncaknya. [...]


Tinggalkan Balasan